Nekad Jadi Kurir, Tim Opsnal Polsek Tampan Ringkus IRT Ini

  • Whatsapp

Pekanbaru(Akuratpos). Berawal dari laporan masyarakat terkait dilokasi tersebut sering dijadikan transaksi barang haram. Tim Opsnal Polsek Tampan melakukan pengintaian dan berhasil meringkus  seorang wanita berinisial DS (44) pelaku pengedar narkotika jenis sabu. Ibu rumah tangga (IRT) ini ditangkap, di Jalan Khadijah Ali, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, melalui Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita mengatakan, bahwa ibu rumah tangga ini ditangkap saat akan mengedarkan sabu.

Bacaan Lainnya

“Kita dapat informasi dari masyarakat. Jika lokasi tersebut adanya terjadi peredaran narkotika dan kita lakukan pengintaian,” terang Ambarita, Ahad (28/2).

Menurut Ambarita, penangkapan tersangka yang oleh tim opsnal Polsek Tampan, Kamis (18/2) sore kemarin. Dimana, sebelumnya tim sudah melakukan pengintaian sejak sore hari.
Sekira pukul 17.30 WIB di lokasi kejadian.

“Waktu bersamaan tim melihat tersangka. Dari gerak geriknya terlihat pelaku hendak membuang sesuatu barang di TKP. Saat itu juga kita lakukan penyergapan kepada tersangka,” jelasnya.

Ambarita juga menjelaskan, saat tim bersama tersangka mengecek barang yang dibuang, ternyata dompet kecil warna coklat dan di dalamnya ditemukan satu bungkus kecil plastik bening diduga berisi narkoba jenis sabu.

“Setelah diinterogasi, tersangka mengakui kalau barang tersebut miliknya dan akan dijual kembali,” kata Ambarita.

Dari hasil penyelidikan, tersangka DS mengakui kalau barang yang haram tersebut didapat dari rekannya bernama Herman (DPO) sebanyak 5 pekat sedang dan 5 paket kecil. Dari transaksi tersebut dirinya upah Rp 150 ribu pada masing-masing paketnya. Dari hasil penjualan sudah terkumpul uang sebanyak Rp 1,1 juta.

“Saat itu tersangka tengah menunggu pembeli yang menyisakan satu paket lagi, tapi keburu ditangkap,” tambah Ambarita.

Ambarita menyebutkan jika saat ini
tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Tampan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan untuk menangkap jaringan tersangka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *