Dinonaktifkan Dari DLHK Pekanbaru, Ini Komentar Agus Pramono

  • Whatsapp

Pekanbaru(Akuratpos). Kamis (11/2) pagi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru nonaktif Agus Pramono, memenuhi panggilan pemeriksaan Inspektorat Pekanbaru.

Agus menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan terkait dugaan pelanggaran disiplin tingkat sedang dan berat pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dirinya pimpin.

”Saya sudah dinonaktifkan dan tadi sudah menjalani pemeriksaan selama dua jam di Gedung Inspektorat, Komplek Perkantoran Tenayan Raya, dari pukul 10.00 WIB. Apa yang ditanya inspektorat, silahkan tanya langsung kesana,” ujarnya, usai menjalani pemeriksaan kepada sejumlah awak media.

Agus juga mengungkapkan, jika dirinya sudah berupaya menjalankan tugas sesuai alur dan prosedur yang ada dalam
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

”Selama ini saya sudah bekerja semaksimal mungkin. Kalau masalah kesetiaan, saya sejak dilantik pertama jadi perwira Akabri tahun 1987 kebetulan bersamaan dengan Tito Karnavian (Mendagri) dan Andika Perkasa (KSAD) saya sudah disumpah untuk setia kepada atasan, dengan tidak membantah perintah dan putusan,” ucap Agus lagi.

Agus menegaskan, jika dirinya selalu menjaga kehormatannya. Bahkan, kehormatan orang lain juga turut akan ia jaga. Karena menurutnya kehormatan itu adalah segala-galanya.

“Saya bukanlah yang sempurna, tapi saya ingin berbuat yang terbaik dengan cara terhormat. Saya ingin berbuat yang terbaik dengan cara terhormat,” jelasnya.

Agus juga mengakui, bahwa ia juga berstatus nonaktif sebagai Kepala DLHK Pekanbaru sejak, Selasa (8/2) kemarin.
Namun, ketika disinggung terkait hal tersebut Agus enggan berkomentar banyak.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Pekanbaru Baharuddin membenarkan perihal pembebas tugaskan Kepala DLHK.

“Wali Kota sudahbmenunjuk Sekretaris Dinas LHK Azhar, sebagai Plh mulai tadi malam Selasa (9/2) tanpa batas waktu yang tidak ditentukan,” ungkap Baharuddin.

Bahar juga menyebutkan, jika jabatan definitif masih melekat pada Agus sebagai kepala dinas. Sedangkan Plh itu ada batasnya dan bisa diperpanjang.

Terkait dibebastugaskan Agus Pramono sebagai Kepala DLHK, Baharuddin menyatakan tidak ada sangkut paut dengan kasus tumpukan sampah yang kini ditangani Polisi Daerah (Polda) Riau.

“Sekarang dalam pemeriksaan di dalam. Interen saja, bukan dari luar. Tidak ada sangkut paut dengan masalah di Polda Riau,” tegas Baharuddin.

Sementara secara terpisah, Sekretaris Dinal LHK Azahar mengakui jika dirinya sudah ditunjuk wali kota sebagai Plh kepala dinas untuk menggantikan Agus Pramono. Sebagai pimpinan Dinas LHK sementara, dirinya mengaku diperintahkan wali kota untuk menyelesaikan persoalan sampah.

“Tidak ada pesan khusus, cuma sebelum ditunjuk sebagai Plh, pak wali bilang persoalan sampah harus diselesaikan dengan maksimal. Untuk itu, Jumat besok kita akan rapat dengan seluruh camat guna menyelesaikan persoalan-persoalan tumpukan sampah
menjelang ada pemenang lelang,” tutupnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *