Proses Penyuntikan Vaksin Diperluas, Ini Yang Dilakukan Diskes Pekanbaru

  • Whatsapp

Pekanbaru(Akuratpos). Guna mempercepat pelaksanaan vaksinasi covid-19. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Pekanbaru bekerjasama dengan Rumah Sakit Swasta. Bahkan pihaknya sudah melakukan peninjauan untuk kesiapan beberapa rumah sakit terkait dengan penyuntikan vaksin jenis sinovac ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Muhammad Noer mengatakan, bahwa sejumlah rumah sakit di Kota Pekanbaru masih ada yang belum siap menggelar vaksinasi covid-19 tahap awal bagi tenaga kesehatannya.

Bacaan Lainnya

“Kita sudah lihat ke lokasi, ada yang layak. Ada yang berjanji dibenahi, bahkan sampai hari ini ada yang belum layak,” kata M Noer, Jumat (22/1).

Menurut M. Noer, dari peninjauan yang dilakukan tim Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru diketahui baru 21 rumah sakit yang siap menggelar vaksinasi. Sedangkan untuk 10 rumah sakit lagi belum siap atau belum layak menggelar vaksinasi.

”Tim sudah mendatangi 31 rumah sakit di Kota Pekanbaru. 10 diantaranya belum layak untuk melakukan vaksinasi covid-19,” ungkapnya.

lebih jauh diungkapkannya, 10 rumah sakit yang tidak bisa melakukan vaksinasi ini disebabkan berbagai alasan. Seperti
rumah sakit memiliki cold chain yang tidak bisa menyimpan vaksin dengan suhu di bawah 8 derajat celcius. Permasalahan lainnya cold chain berada di gudang dan tidak bisa diangkat sehingga bercampur dengan vaksin lain.

“Tim juga memeriksa kelayakan lokasi dan peralatan di rumah sakit tersebut,” terangnya.

Dia menambahkan, posisi lokasi vaksinasi di rumah sakit juga harus tepat. Mereka harus membuat pengaturan proses vaksinasi sesuai alur yang ada.

Rumah sakit juga harus dilengkapi cold chain sebagai tempat penyimpanan dosn vaksin. Proses penilaian ini sudah lakukan sejak awal pekan.

“Selain itu, rumah sakit juga harus menyiapkan tim yang terlatih sebagai vaksinator. Mereka juga harus menjalani pelatihan sebelum melakukan suntik vaksin di layanan kesehatan,” tambahnya.

Diskes Pekanbaru akan mendistribusikan langsung vaksin setelah rumah sakit dinilai layak menggelar vaksinasi. Mereka juga harus memastikan tim vaksinator siap bertugas.

“Ada lima hingga sepuluh orang (vaksinator) yang jalani pelatihan di setiap rumah sakit,” pungkasnya.

Saat ini vaksinasi bagi tenaga kesehatan baru berjalan di 20 Puskesmas yang ada di Kota Pekanbaru, dan Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *